Hari Pertama Klinik

 Hari Pertama Klinik


Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 6 semester kini tiba saatnya mahasiswa dilepas dilahan untuk melakukan Praktik klinik. Distribusi tempatnya bermacam - macam. Ada yang dapat RSUD, ada yang dapat RSUP, ada yang dapat PKU dan kelompokku mendapat klinik mandiri. Di klinik ini pegawai bekerja dengan pembagian waktu dua shift. Sift pagi pukul 08.00 - 12.00. Sedangkan Sift siang pukul 12.00 - 17.00. 

Bapakku bilang "hidup itu naik level. Kalau kuliah level nya 10, maka saat kerja aku harus menaikkan tingkatan menjadi 100". Kalau pre klinik levelnya 100, tapi bagiku Praktik Klinik satu ini level nya 10.000. Bagaimana tidak, di hari pertama aku mendapat shift pagi "sendirian". Apa yang kalian harapkan kepada seorang mahasiswa klinik (dibaca anak magang) di hari pertama, sendirian dan tak ada teman ?

"Salah kostum ?" Tidak, karena disini boleh memakai baju bebas. 

"Salah masuk ruangan ?" Tidak, karena tempat praktik ini berada di lantai 1. 

"Datang telat ?" Tidak juga. Aku datang 30 menit sebelum dibuka. 

"Banyak diam kayak patung seharian, takut salah gerak, takut bicara, dan sungkan bertanya." Ya, aku opsi yang terakhir. 


--

Aku mengenakan seragam rapi : memasang emblem, memakai name tag dan membawa medkit. Naik Bleki lewat Terminal Tirtonadi lalu menyusuri kawasan Banjarsari. Berangkat pukul 07.00 untuk menghindari macet di hari Senin Pagi.

Sepertinya,  warga Solo pagi ini menerapakan prinsip "Alon - alon asal kelakon". Ritme kehidupan Solo yang santai membuat mereka tidak grusa - grusu. 

Tak ada bunyi klakson atau bau asap knalpot pagi ini. 

Jam menunjukkan pukul 07.20. Artinya masih ada waktu 40 menit sebelum masuk. Setidaknya aku tidak melakukan hal tolol telat di hari pertama klinik.

"Permisi"

Tak ada jawaban. Ku ulang sekali lagi sebelum akhirnya dipersilahkan masuk

Aku duduk di sofa kecil di bawah tangga samping almari. Di atas nya digantung jersey warna biru dengan vigura bertuliskan 5 M. Kalau dijual dan di belikan es teh, airnya bisa buat ngisi kolam renang.

Tak lama setelahnya, seorang perempuan masuk lewat pintu depan. Tinggi nya semampai, kulitnya kuning langsat dan memakai kacamata. Ia tersenyum ke arahku.

''Oh mungkin pegawai disini" batinku.

Aku membalas senyum nya sambil mengangguk. Mata ku nge-freeze melihat apa yang dibawa. Untuk apa pagi - pagi membeli es batu se karung besar ?


--

Ketika seseorang  masuk dalam lingkungan yang baru, maka hal pertama yang akan mereka lakukan adalah menyesuaikan diri.

Kalau mereka akan menetap selama 4 minggu, maka aku akan menjadikan minggu pertama sebagai penyesuaian. Disini seseorang akan merasa asing dan tidak punya teman. 

Minggu ke 2 dan 3 adalah tahap Pengenalan. Biasanya mereka mulai mengobrol dengan beberapa rekan berkedok makan siang (kalau bahasa jaksel nya lunch). Di minggu ini seseorang sudah memiliki tanggung jawab dan mulai muncul kepercayaan diri namun masih ada rasa "was - was dan takut salah".

Dan di Minggu ke 4 seseorang akan mulai merasa nyaman. (Begitu yang aku harapakan). 

Di hari pertama klinik aku lebih banyak melakukan observasi dari pada memberi intervensi. (Sepertinya, aturan disini mengharuskan mahasiswa untuk tidak full memegang pasien).  

CE ku menjelaskan beberapa hal yang harus aku pahami disini. Aku diberi tugas untuk mencontohkan beberapa latihan diantaranya :

Squat : aku keok. Baru permulaan, hamstring ku panas. 

Walking Squat : aku masih keok. Baru 2 meter lutut ku sakit. 

Plank dan side plank : aku tambah keok. Baru 10 detik badan ku geter. 

Dasar remaja jompo !  

Lewat latihan ini, aku mendeklarasikan bahwa praktik tidak semudah teori yang didapatkan. 


 

    

    

    


Komentar

Postingan populer dari blog ini

On - Field